Wednesday, July 31, 2013

[PENIPUAN] Dapat Undian Poin Plus-Plus dari +6285782515895

Sender : +6285782515895
Date : 29/07/2013
Time : 17:26

Pelanggan Yth:
Selamat! No.SimCard anda 0857316xxx resmi terpilih menang undian POIN plus-plus edisi th2013
Pin anda:er56d7
U/info klik:
www.undianpoin.com


:matabelo: dapat undian poin POIN Plus-Plus dari nomor pelanggan indosat lainnya :malus2:

Mari Tertib Berlalu Lintas: SMS dan Telpon saat Berkendara?

Pasal 283 jo Pasal 106 ayat (1)



Pengendara kendaraan bermotor yang melakukan kegiatan lain saat mengemudi (SMS-an, telepon,..dll) dan mengemudikan kendaraan yang dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi (mabuk, gila, bercanda dlll) didenda dengan denda maksimal Rp. 750.000,-




Article 283 jo Article 106 paragraph (1)



Motorists who perform other activities while driving (phone, SMS-an, the ...etc) and driving a vehicle that is affected by a situation that results in impaired concentration in driving (drunk, crazy, joking etc) fined the maximum fine of Rp 750,000,-



(Translated by Bing)


Taken from : Ditlantas Polda Jatim

Tuesday, July 30, 2013

Sosialisasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009

Berikut ini video sosialisasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Mari Tertib Berlalu Lintas: Tips untuk Meminimalkan Resiko Kecelakaan Saat Hujan

Berikut beberapa tip untuk meminimalkan resiko kecelakaan saat hujan.


  1. Tambah jarak aman

    Kalau normalnya saat kering kita harus menjaga jarak 2 detik ke mobil depan, pada saat hujan tingkatkan menjadi 3 detik. Jarak aman ini sangat penting, karena saat basah jarak pengereman menjadi jauh lebih panjang walau mobil telah dilengkapi ABS sekalipun.
  2. Hindari manuver mendadak

    Manuver mendadak meliputi akselerasi, pengereman dan belok, sebaiknya dihindari. Di jalan licin, manuver itu mudah membuat mobil tak terkendali. Kendalikan mobil lebih halus dari biasanya.
  3. Nyalakan lampu, bukan hazard

    Menyalakan hazard ketika hujan adalah kesalahan besar. Hazard membuat mata pengemudi di belakang kita cepat lelah karena kedipan terangnya. Selain itu, Hazard membuat kita tak bisa mengaktifkan lampu sein saat hendak pindah jalur, juga mengakibatkan kepekaan pengendara di belakang terhadap lampu rem di mobil kita menjadi berkurang. Risiko tertabrak dari belakang pun semakin besar. Bila hujan sangat lebat, nyalakan lampu kabut atau lampu besar normal. Ini saja sudah cukup.

[Rian's Journey] Pengalaman Pertama Naik Pesawat Terbang

Beberapa hari lalu, tepatnya 23-24 Juli 2013 saya mengikuti Workshop Sosialisasi Program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja. Sesuai temanya, workshop yang diadakan di Hotel Grand Anugerah, Bandar Lampung tersebut mengagendakan sosialisasi Program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja. Hari pertama workshop dihadiri peserta dari dunia pendidikan, tepatnya guru atau pengajar dari SMK dan LKP di daerah Bandar Lampung. Hari kedua dihadiri peserta dari dunia kerja atau biasa juga disebut DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri). Reportase singkat mengenai workshop tersebut dapat dibaca di
Workshop Sosialisasi Program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja - Lampung

Post kali ini tidak membahas mengenai workshop tersebut, tetapi mengenai pengalaman Rian melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara, pesawat telepon. Eh, bukan ding, pesawat terbang :malus2:
Jujur saja, Rian tidak menyangka bahwa pengalaman pertamanya menumpang pesawat adalah dalam rangka tugas sebagai asisten tim ahli program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja. Padahal dulu inginnya pengalaman pertama adalah saat berangkat bulan madu dengan istri :malus:
Tapi itulah yang terjadi :peaces:, pengalaman pertama Rian adalah dalam rangka dinas ke luar kota.


Monday, July 29, 2013

Workshop Sosialisasi Program Penyelarasan Pendidikan dengan Dunia Kerja - Lampung

Bandar Lampung - Pendidikan selaras bukan hanya menjadi tanggung jawab pendidik tetapi juga menjadi tanggung stakeholder industri dan juga birokrasi. Menjadikan lulusan Indonesia menjadi lulusan berkompeten dan memiliki daya saing memang bukan perkara mudah. Akan tetapi apabila semua elemen saling mendukung satu sama lain, hal tersebut bukan tidak mungkin untuk dicapai.

Workshop penyelaran dunia kerja dunia industri yang dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Non Formal dan Informal, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Bandar Lampung pada 23 – 24 Juli 2013 yang lalu, pada hari pertama mengambil sasaran guru dan pelajar SMA/SMK, pembina dan siswa lembaga kursus serta dosen dan mahasiswa. Pada hari kedua, workshop mengambil sasaran pelaku dunia usaha dan dunia industri yang mencakup birokrat, pelaku serta wartawan. Workshop penyelarasan ini membahas mengenai keselarasan dunia pendidikan dan dunia kerja, Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, serta tantangan generasi digital. Adapun pemateri dalam workshop kali ini adalah Dr. Maria Anityasari, Dr. Sri Gunani Pratiwi serta Yudha Prasetyawan, M.Eng, Sc.

Pada sesi hari pertama, Dr. Maria menjelaskan bahwa saat ini terjadi ketidaksinkron antara kebutuhan industri dengan lulusan yang ada. Terjadi gap antara dimensi waktu dan lokasi. Hal ini menjadikan banyak industri-industri di Indonesia menggunakan pekerja asing karena lulusan dari Indonesia tidak kompeten dengan kebutuhan saat ini. Kondisi saat ini, ada lulusan yang bekerja tidak sesuai kompetensi, ada yang sesuai kompetensi. Hal ini yang menyebabkan sekolah harus melakukan tracer study secara detail. Selanjutnya, Dr. Sri Gunani melanjutkan dengan materi Kerangka kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI seharusnya disikapi oleh setiap pendidik karena bertujuan untuk menyetarakan dan mengintegrasikan pendidikan kerja dan pengalaman kerja. Dalam KKNI ini setiap pengalaman kerja akan di levelkan dengan cara menyetarakan dan mengintegrasikan antara jenjang studi, pengalaman kerja, bidang kerja. Hasilnya adalah level kualifikasi kerja. Adapun deskriptor dari masing – masing level saat ini sedang dalam proses penyusunan.
suasana hari pertama, peserta dari dunia pendidikan


Mari Tertib Berlalu Lintas: Parkir Paralel

Parkir Paralel
Parkir paralel adalah posisi parkir yang dianggap cukup sulit untuk melakukannya oleh sebagian orang. Perlu trik khusus dan latihan untuk dapat melakukannya dengan lancar dan baik.

  1. Gambar 1. Perkirakan bahwa ruang untuk parkir lebih besar dari ukuran panjang mobil kita, majukan mobil hingga sejajar dengan mobil yang parkir tersebut.
    Usahakan ada jarak sekitar satu meter dari mobil yang parkir dengan mobil kita.
  2. Gambar 2. Masukkan gigi mundur (R), kemudian putar stir ke sisi arah tempat parkir.
    Mundurkan perlahan.. Perhatikan sudut bagian belakang mobil yang parkir.
  3. Gambar 3. Saat posisi mobil sudah miring/diagonal 45 derajat, luruskan stir sambil mundur perlahan.
  4. Gambar 4. Ketika hampir mendekati trotoar, putar balik stir ke arah luar, sambil mundur perlahan.
  5. Gambar 5. Pindahkan ke gigi 1 atau D (untuk transmisi otomatis), belokkan stir ke sisi dalam untuk meluruskan posisi mobil.
  6. Gambar 6. Bila perlu.. mundurkan kembali mobil hingga antara mobil depan dan mobil belakang sama jaraknya.
Mari Tertib Berlalu Lintas: Parkir Paralel
Diambil dari : Ditlantas Polda Jatim

Thursday, July 11, 2013

Template Bertema Laut untuk Edy Prasodjo.com

Kemarin, Kamis 11 Juli 2013, LinaRian membuat template khusus untuk blog milik pak Edy Prasodjo. Template dibuat dengan tema alam. Nuansa alam didapatkan dari langit biru dan awan putih di background bagian atas. Kemudian diperkuat dengan ombak dan kapal yang berjalan di background bagian footer.

langit biru dan awan putih di header

kapal dan ombak di footer

Template ini menyesuaikan latar belakang pak Edy yang pernah mengarungi samudera sebagai anggota TNI AL. Dengan banyaknya pengalaman berlayar, melintasi samudera, mengunjungi banyak negara dan menyapa banyak bangsa, background kapal yang berlayar di lautan berombak tentu cocok sekali menggambarkan kisah-kisah petualangan yang akan ditulis di sana.

Semoga template yang dibuat dapat memberikan tambahan inspirasi menulis bagi pak Edy.



Wednesday, July 10, 2013

[BLOGGER] Perubahan Besar Pada HTML Template Editor

post ini ditranslasikan dari http://buzz.blogger.com/2013/04/improvements-to-blogger-template-html.html
postingan asli dibuat oleh +Samantha Schaffer dan +Renee Kwang, Software Engineer Interns.

Entah Anda seorang pengembang website yang membuat template blog untuk mencari nafkah, atau seorang pemilik blog yang memilih mengubah tampilan website dengan HTML, CSS atau JavaScript, maka Anda mungkin tertarik dengan beberapa perkembangan yang telah dibuat pada HTML Template Editor Blogger.

Template HTML blog Anda adalah baris kode pemrograman yang mengatur tampilan dari blog. Template ini dapat disesuaikan agar tampil sebagaimanapun Anda inginkan. HTML Template Editor yang telah dikembangkan sekarang mendukung penomoran baris kode, syntax highlight, auto-indentation dan pelipatan baris-baris kode sesuai bagian agar memudahkan aktivitas edit template.

Misal, kita ingin memindahkan tanggal postingan ke bawah judul postingan, seperti yang terdapat pada blog Blogger Buzz. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut :



Klik "Template" pada dashboard Blogger, kemudian klik tombol "Edit HTML", untuk melihat tampilan baru dari HTML Template Editor :



Temukan lokasi widget "Blog1" dengan cepat menggunakan fitur baru drop down "Jump to widget" :





Sunday, July 7, 2013

Jadi Orang Penting Itu Baik, Jadi Orang Baik Itu Penting

Pak Sastro seorang kaya di desa Suka Damai. Rumah pak Sastro adalah satu-satunya rumah dengan arsitektur modern di desa tersebut. Kekayaan pak Sastro juga terlihat dari 15 petak sawah miliknya yang saat ini digarap oleh para buruh tani yang juga merupakan tetangganya. Tak hanya itu, mobil mewah yang merupakan pemandangan langka di desa kecil seperti desa Suka Damai, kini akan sering terlihat di halaman rumah pak Sastro. Mobil Daihatsu Xenia baru saja dibeli pak Sastro 3 hari yang lalu. Kehidupan pak Sastro terasa bertambah bahagia karena Bambang anak semata wayangnya yang kelak mewarisi kekayaannya, kini telah resmi menjadi murid kelas 1 SD Negeri 01 Suka Damai.

Berbeda dengan pak Sastro, pak Sued tetangga yang tinggal bersebelahan dengan rumah pak Sastro hanya mempunyai satu gubuk kecil dengan dinding dari anyaman bambu. Kehidupan buruh tani yang bekerja pada pak Sastro itu berbeda sekali dengan majikannya, hanya ada satu hal yang sama pada diri mereka yaitu kebahagiaan di hati mereka. Pak Sastro bahagia karena harta melimpah, sedangkan pak Sued bahagia karena mensyukuri nikmat Tuhan.

Pak Sued tinggal berdua bersama Suparno anaknya hasil pernikahan dengan Sri mendiang istrinya yang bertemu Tuhan mendahului mereka setahun yang lalu. Suatu hari Suparno merasa melihat ibunya ketika ia sendiri di rumah ditinggal bapaknya bekerja di sawah. Parno kemudian berlari menemui bapaknya. Parno menceritakan apa yang dilihatnya kepada sang bapak.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...